5 Fakta Letusan Gunung Krakatau 1883
Saturday, October 13, 2018
Add Comment
5 Fakta Letusan Gunung Krakatau 1883
Hy... jumpa lagi agan dan sista., kali ini aku menguraikan fakta letusan gunung krakatau yang aku rangkum dari beberapa sumber. Ok.. langsung aja ya...:
1. Letusan Gunung Krakatau Terdengar Sampai Sri Lanka dan Australia.
Pada penghujung bulan Agustus 1883, bolak balik gunung Krakatau mengalami erupsi. Hampir semuanya sangat mengerikan, termasuk di tanggal 27 Agustus yang bisa dibilang gong-nya. Ya, ledakan di tanggal itu adalah yang paling dahsyat. Bahkan bunyinya membuat telinga orang-orang berdenging saking kerasnya.
Begitu kerasnya ledakan ini, suaranya bahkan terdengar sampai sekitar 3000 mil, mencapai Sri Lanka dan Australia. Benar-benar sangat mengerikan! Bahkan menurut peneliti bunyi yang dihasilkannya lebih keras sepuluh ribu kali lipat dibandingkan bom atom Hiroshima dan Nagasaki.
2. Tsunami Raksasa Muncul dan Menyapu Peradaban
Begitu dahsyatnya goncangan yang terjadi, akhirnya segalanya pun terpengaruhi. Termasuk lautan yang awalnya tenang kemudian jadi bergejolak. Hingga akhirnya yang ditakutkan pun terjadi. Muncul kemudian deretan tsunami-tsunami besar yang kekuatannya jauh melebihi bencana yang pernah menghantam Aceh beberapa tahun lalu.
Peneliti memperkirakan tsunami yang terjadi sebagai akibat erupsi Krakatau benar-benar gila. Kemungkinan besar tingginya bisa mencapai 100 kaki atau hampir 30 meter. Tsunami ini sendiri setidaknya ikut andil menyumbang korban tewas lebih dari 50 persen.
3. Jutaan Ton Debu Vulkanis Menutupi Atmosfir
Hentakan letusan yang besar tak hanya mengguncang Bumi dan menciptakan banyak tsunami, tapi juga membawa jutaan material abu ke angkasa. Alhasil, saat terjadi erupsi langit benar-benar sangat gelap. Ngerinya lagi, kondisi ini bertahan hampir tiga hari lamanya.
Kondisi ini tak hanya dialami oleh Indonesia, tapi juga negara-negara belahan bumi lain misalnya Nikaragua. Di sana langit juga begitu gelap bahkan saat siang hari. Setelah beberapa waktu kemudian, debu vulkanis itu beruntuhan dari langit dan menutupi sebagian Bumi dengan abu sedalam hampir tiga meter.
4. Letusan Gunung Krakatau Membuat Bumi Mendingin Selama Bertahun-Tahun
Jutaan ton debu vulkanis yang menutupi atmosfir membuat matahari tak mampu menembus Bumi. Alhasil, iklim di bawah atmosfir pun mendingin. Menurut peneliti, ketika itu secara signifikan suhu Bumi makin turun sampai beberapa derajat.
Ngerinya, kondisi ini bertahan selama bertahun-tahun. Tepatnya dari 1883-1888, alias hampir lima tahun! Seumpama kondisi ini bertahan lebih lama lagi, maka akan sangat berbahaya bagi kehidupan di Bumi. Ya, tanpa sinar matahari, hampir dipastikan kehidupan pun akan segera mati.
5. Letusan Krakatau Ternyata Masih Bisa Terulang
Kita harus sangat bersyukur karena meletusnya Krakatau adalah beberapa ratus tahun lalu. Bayangkan kalau diundur lalu terjadi tahun ini, mungkin kerusakannya bisa lebih parah lagi serta memakan lebih banyak korban. Meskipun bencana ngeri itu sudah berakhir, tapi bukan berarti usai pula teror Krakatau
Ledakan yang terjadi di tahun 1883 tersebut ternyata menyisakan sebuah gunung kecil yang ternyata juga sangat aktif bernama anak Krakatau. Peneliti mengatakan jika gunung ini juga berpotensi seperti ibunya, bisa meledak dengan kekuatan yang dahsyat. Untuk kapan akan terjadinya hal tersebut masih jadi misteri hingga sekarang.
Itulah 5 fakta letusan gunung krakatau. kalau ada yang kurang silahkan ditambah ya agan dan sista...

0 Response to "5 Fakta Letusan Gunung Krakatau 1883"
Post a Comment